Minggu, 27 April 2014

Pengertian deduktif dan hipotesis

Deduktif

Paragraf deduktif adalah paragraf yang ide pokok atau kalimat utamanya terletak di awal paragraf dan selanjutnya diikuti oleh kalimat kalimat penjelas untuk mendukung kalimat utama.

ciri-ciri paragraf deduktif :

- kalimat utama berada di awal paragraf.
- kalimat disusun dari pernyataan umum yang kemudian disusul dengan penjelasan.

contoh paragraf deduktif :

Kegiatan ultah panser biru yang ketiga bahkan mencapai klimaksnya.Ketika mereka menggelar jalan santai selupuh ribu peserta bahkan membirukan kota Semarang.Apalagi panitia telah menyiapkan doorprize besar besaran.Ada motor , TV , kulkas , VCD player , tape dan ratusan hiburan lainnya.

Ket : kalimat yang digaris bawahi adalah kalimat utama


Sedangkan kalimat deduktif adalah pernyataan yang dimiliki dengan mengemukakan hal yang umum kemudian disusun dengan uraian yang khusus. Gagasan utama terdapat pada awal kalimat.

Ciri-ciri kalimat deduktif :

- kalimat bisa berupa pendapat, pengadaan, atau definisi, letaknnya diawal paragraph.

Contoh kalimat deduktif :

Masjid Alhambia di Spanyol termashur ke penjuru dunia karena keindahan arsitekturnya.



Hipotesis

Hipotesis adalah jawaban sementara terhadap suatu masalah. Jawaban tersebut masih perlu diuji kebenarannya. Seorang peneliti pasti akan mengamati sesuatu gejala, peristiwa, atau masalah yang menjadi focus perhatiannya. Sebelum mendapatkan fakta yang benar, mereka akan membuat dugaan tentang gejala, peristiwa, atau masalah yang menjadi titik perhatiannya tersebut.


Fungsi hipotesis :

- Hipotesis memberikan penjelasan sementara tentang gejala-gejala serta memudahkan perluasan pengetahuan dalam suatu bidang.

Untuk dapat sampai pada pengetahuan yang dapat dipercaya mengenai masalah pendidikan, peneliti harus melangkah lebih jauh dari pada sekedar mengumpukan fakta yang berserakan, untuk mencari generalisasi dan antar hubungan yang ada diantara fakta-fakta tersebut. Antar hubungan dan generalisasi ini akan memberikan gambaran pola, yang penting untuk memahami persoalan. Pola semacam ini tidaklah menjadi jelas selama pengumpulan data dilakukan tanpa arah. Hipotesis yang telah terencana dengan baik akan memberikan arah dan mengemukakan penjelasan. Karena hipotesis tersebut dapat diuji dan divalidasi (pengujian kesahiannya) melalui penyelidikan ilmiah, maka hipotesis dapat mebantu kita untuk memperluas pengetahuan.


- Hipotesis memberikan suatu pernyataan hubungan yang langsung dapat diuji dalam penelitian.

Pertanyaan tidak dapat diuji secara langsung. Penelitian memang dimulai dengan suatu pertanyaan, akan tetapi hanya hubungan antara variabel yang akan dapat duji. Misalnya, peneliti tidak akan menguji pertanyaan apakah komentar guru terhadap pekerjaan murid menyebabkan peningkatan hasil belajar murid secara nyata“? akan tetapi peneliti menguji hipotesis yang tersirat dalam pertanyaan tersebut “komentar guru terhadap hasil pekerjaan murid, menyebabkan meningkatnya hasil belajar murid secara nyata“ atau yang lebih spesifik lagi “skor hasil belajar siswa yang menerima komentar guru atas pekerjaan mereka sebelumnya akan lebih tinggi dari pada skor siswa yang tidak menerima komentar guru atas pekerjaan mereka sebelumnya“. Selanjutnya peneliti, dapat melanjutkan penelitiannya dengan meneliti hubngan antara kedua vatiabel tersebut, yaitu komentar guru dan prestasi siswa.


- Hipotesis memberikan arah kepada penelitian

Hipotesis merupakan tujuan khusus. Dengan demikian hipotesis juga menentukan sifat-sifat data yang diperlukan untuk menguji pernyataan tersebut. Secara sangat sederhana, hipotesis menunjukkan kepada para peneliti apa yang harus dilakukan. Fakta yang harus dipilih dan diamati adalah fakta yang adahubungann nya dengan pertanyaan tertentu. Hipotesislah yang mentukan relevansi fakta-fakta itu. Hipotesis ini dapat memberikan dasar dalam pemilihan sampel serta prosedur penelitian yang harus dipakai. Hipotesis jufga dapat menunjukkan analisis satatistik yang diperlukan dan hubungannya yang harus menunjukkan analisis statistik yang diperlukan agar ruang lingkup studi tersebut tetap terbatas, dengan mencegahnya menjadi terlalu sarat.
Sebagi contoh, lihatlah kembali hipotesis tentang, latihan pra sekolah bagi anak-anak kelas satu yang mengalami hambatan kultural. Hipotesi ini menunjukkan metode penelitian yang diperlukan serta sampel yang harus digunakan. Hipotesis inipun bahkan menuntun peneliti kepada tes statistik yang mungkin diperlukan untuk menganalisis data. Dari pernyataan hipotesis itu, jelas bahwa peneliti harus melakukan eksperimen yang membandingkan hasil eblajr dikelas satu dari sampel siswa yang mengalami hambatan kultural dan telah mengalami program pra sekolah dengan sekelompok anak serupa yang tidak mengalami progaram pra sekolah. Setiap perbedaan hasil belajar rata-rat kedua kelompok tersebut dapat dianalaisis denga tes atai teknik analis variansi, agar dapat diketahui signifikansinya menurut statistik.


- Hipotesis memberikan kerangka untuk melaporkan kesimpulan penyelidikan.

Akan sangat memudahkan peneliti jika mengambil setiap hipotesis secara terpisah dan menyatakan kesimpulan yang relevan dengan hipotesis tersebut. Artinya, peneliti dapat menyusun bagian laporan tertulis ini diseputar jawaban-jawaban terhadap hipotesis semula, sehingga membuat penyajian ini lebih berarti dan mudah dibaca.


Ciri-Ciri Hipotesis yang Baik

Sebuah hipotesis atau dugaan sementara yang baik hendaknya mengandung beberapa hal. Hal – hal tersebut diantaranya :

1) Hipotesis harus mempunyai daya penjelas
2) Hipotesis harus menyatakan hubungan yang diharapkan ada di antara variabel-variabel-variabel.
3) Hipotesis harus dapat diuji
4) Hipotesis hendaknya konsistesis dengan pengetahuan yang sudah ada.
5) Hipotesis hendaknya dinyatakan sesederhana dan seringkas mungkin.


Sumber :

http://wahyubudiutami.blogspot.com/2012/01/kalimat-deduktif-dan-induktif.html
http://irfansyahpuutra.blogspot.com/2013/05/pengertian-dan-contoh-paragraf-deduktif.html
http://makalahpendidikan.blogdetik.com/paragraf-deduktif-ciri-cirijenis-contoh-paragraf-deduktif-dan-pengertian-paragraf-deduktif
http://temukanpengertian.blogspot.com/2013/06/pengertian-hipotesis.html













Rabu, 23 April 2014

Mobile Computing

Mobile Computing mungkin sedikit terdengar asing bagi beberapa dari sebagian kita, namun inilah kenyataannya, perkembangan teknologi memang terus melaju cepat, sehingga hal yang dianggap sangat canggih dan luar biasa modern yang tadinya hanya ada dalam angan-angan akan kini jadi kenyataan dalam kehidupan manusia. mobile computing adalah penggunaan teknologi perangkat komputer atau kegiatan computing dapat dilakukan jarak jauh yang tidak terhubung secara fisik yang dapat dilakukan secara mobile atau sedang berganti-ganti posisi. Berangkat dari penjelasan diatas terlintas di benak kita beragam perangkat portabel yang dapat kita gunakan dalam kondisi mobile atau berpindah-pindah, memang benar, contoh perangkat dari mobile computing adalah perangkat portabel seperti komputer portabel, smart phone, PC tablet, PDA, dan lain-lain. Idenya Mobile Computing memudahkan penggunanya dalam melakukan beragam aktivitas yang masih ingin melakukan Computing meski dalam kondisi mobile atau berpindah-pindah.
Pendapat lain yang bisa dijelaskan dari mobile computing itu adalah erupakan kelas tertentu dari system terdistribusi dimana beberapa node dapat melepaskan diri dari operasi terdistirbusi, bergerak bebas, dan melakukan koneksi kembali pada jaringan yang berbeda. Dalam mobile computing terdapat banyak tools yang dapat digunakan, seperti :

1. JavaME, popular untuk game
2. Symbian, general purpose
3. Android berbasis Linux
4. IPhone pada Mac OS X

Mobile Computing tentunya memerlukan mobile data communication, sebagai pendukung komunikasi jarak jauh agar dapat terhubung satu sama lain, dan sharing informasi. misalnya seperti koneksi Wi-fi, EDGE, 3G HSDPA hingga 4G, tentunya mobile data communicationnya tidak menggunakan kabel atau nirkabel, berbeda dengan komputer konsol di kantor ataupun rumah. Mobile Computing sangat berguna sekali bagi para pengguna perangkat mobile computing, namun terdapat kekurangan mobile computing bagi para penggunanya seperti :

- Koneksi Internet yang kadang kurang memuaskan

dibandingkan dengan komputer konsol biasa yang terdapat di kantoran maupun rumah yang memiliki jaringan yang terhubung dengan internet dengan kecepatan yang memuaskan, namun pada mobile computing meskipun memiliki koneksi 3g HSDPA dengan kecepatan yang memuaskan pula, namun memiliki rentang yang terbatas sehingga menjadi kurang memuaskan penggunanya

- Konsumsi Tenaga Sumber daya

Perangkat Mobile Computing butuh memakan banyak tenaga seperti baterai karena kegiatan mobile computing memerlukan baterai dan sangat mengharapkan pengisian sumberdaya dengan mencharge kembali sumber daya tersebut, sehingga sumber tenaga tidak dapat bertahan selamanya dalam kita sedang keadaan mobile.

- Gangguan Signal

Memang tidak diragukan lagi yang satu ini menjadi kendala besar bagi pengguna perangkat mobile, tentu tidak semua daerah memiliki Transmisi yang baik, tidak semua daerah terjangkau oleh BTS yang terpasang oleh provider, sehingga gangguan signal selalu menjadi momok pengguna perangkat mobile computing.

- Interface / Antarmuka design yang kurang nyaman

Pengguna perangkat mobile umumnya mengeuhkan interface ataupun design yang kurang ergonomis bagi penggunanya, seperti layar atau keypad serta tombol layar yang kecil atau perangkat yang terlalu besar dan sebagainya.

- Menyebabkan Terjadinya Kecelakaan

Banyak Kecelakaan terjadi karena penggunaan perangkat mobile computing dengan tidak menaati peraturan lalu lintas maupun aturan yang telah berlaku, karena terlalu asik dengan perangkatnya sehingga mengabaikan keselamatan diri dan orang lain.


Teknologi Mobile computing


Teknologi yang memegang peranan penting dalam mobile computing adalah teknologi nirkabel/wireless. Pada pembahasan selanjutnya akan dibahas sedikit tentang teknologi wireless yang meliputi In Room Network, WLAN, Broadband wireless network, Wide area wireless, satellite based network, celluler network.

In Room Network

Pada teknologi ini, perangkat mobile dapat berkomunikasi dalam jangkauan terbatas/pendek. Secara umum ada dua type in room network yaitu infra red dan radio frequency. Dengan menggunakan inframerah, cakupan jaringan nirkabel dapat mencapai 50 meter dengan bandwidth yang didukung sekitar 1Mbps. Standar yang paling umum digunakan untuk teknologi jaringan inframerah yaitu Infrared Data Association (IrDA), sebuah organisasi yang disponsori industri didirikan pada tahun 1993 untuk menciptakan standar internasional untuk hardware dan software yang digunakan dalam hubungan komunikasi inframerah. Transmisi data standar yang dirancang untuk mengoperasikan lebih dari jarak 0 hingga 1 meter dan pada kecepatan 9600 bps menjadi 16 Mbps. Dalam standar-1.1 IrDA, ukuran data maksimum yang dapat ditransmisikan 2048 bytes dan tingkat transmisi maksimum adalah 4 Mbps. IrDA juga teknologi yang digunakan untuk mengontrol TV dengan remote kontrol. Secara umum, digunakan untuk menyediakan teknologi konektivitas nirkabel untuk perangkat.
Teknologi lain in room network adalah radio frekuensi. Yang sering digunakan dalam teknologi ini adalah bluetooth. Bluetooth merupakan teknologi yang mempunyai kecepatan-tinggi, teknologi nirkabel yang penggunaan powernya rendah. Dirancang untuk menghubungkan menghubungkan telepon, laptop, PDA dan peralatan portable lainnya. Tidak seperti inframerah, Bluetooth tidak mengharuskan posisi perangkat line-of-sight pada posisi saat digunakan. Teknologi Jangkauan jaringan nirkabel berkisar dari 1 meter sampai dengan 100 meter, dan kecepatan transfer data sampai dengan 3Mbps

Wireless LAN

Jaringan LAN nirkabel adalah suatu jaringan nirkabel yang menyediakan bandwidth yang lebar untuk klien dengan mobilitas rendah. Teknologi ini memperluas jangkauan Inframerah dan teknologi Bluetooth dengan meningkatkan area service jaringan sekitar 200 m. Jaringan ini menyediakan mobilitas rendah, tinggi data-data rate komunikasi dalam suatu wilayah terbatas. Tujuan dari WLAN adalah untuk memberikan jembatan nirkabel ke jaringan kabel konvensional dengan mendukung perangkat mobile. Di antara beberapa standar yang tersedia untuk WLAN, IEEE 802.11 merupakan standar untuk LAN nirkabel yang paling sukses dan banyak dipakai saat ini. Standar tersebut tidak berbeda jauh dengan Ethernet. Standar IEEE 802.11 memiliki sejumlah protocol namun, hanya ada tiga jenis standar IEEE 802.11 yang telah banyak digunakan, yaitu IEEE 802.11a, IEEE 802.11b, IEEE 802.11g.

Wi-Fi (singkatan dari “wireless fidelity“) adalah istilah untuk jenis tertentu jaringan area lokal nirkabel (WLAN) yang menggunakan spesifikasi pada keluarga 802.11. Istilah Wi-Fi telah dibuat oleh sebuah organisasi yang bernama Wi-Fi Alliance, yang mengawasi tes yang menetapkan interoperabilitas produk. Produk yang lulus tes aliansi diberi label “Wi-Fi certified ” (merek dagang terdaftar). Awalnya, Wi-Fi sertifikasi hanya berlaku untuk produk yang menggunakan standar 802.11b. Saat ini, Wi-Fi dapat berlaku untuk produk yang menggunakan standar 802.11. WiFi telah banyak digunakan di lingkungan industri, bisnis, pendidikan, perkantoran dan sebagainya. Area yang dilingkupi jaringan WiFi disebut hot spot.

Dari sisi keamanan Wifi ini rentan keamanannya terhadap para intercept atau para pengakses yang “tidak sah”. Untuk saat ini jaringan ini telah memberikan mekanisme keamanan dengan memberikan standar enkripsi seperti Wired Equivalent Privacy (WEP), Wifi Protected Acces (WPA) , internet Protocol security (IPSec) atau Virtual Private Network (VPN). Ada standar lain disamping Wifi yaitu HiperLAN, yang banyak digunakan di negara-negara Eropa. Ada dua spesifikasi: HiperLAN / 1 dan HiperLAN / 2. Keduanya telah diadopsi oleh Eurpe Telecommunication Standard Institute (ETSI). Standar HiperLAN menyediakan fitur dan kemampuan mirip dengan 802.11. HiperLAN / 1 menyediakan komunikasi sampai dengan 20 Mbps di 5-GHz kisaran spektrum frekuensi radio (RF). HiperLAN / 2 didefinisikan sebagai standar LAN yang fleksibel dirancang untuk menyediakan akses kecepatan tinggi sampai dengan 54 Mbps ke berbagai jaringan termasuk inti seluler 3G, Broadbnd Network, ATM Network dan IP Based Network. Aplikasi dasar mencakup data, suara dan video, dengan parameter QoS yang digunakan. System HiperLAN / 2 dapat digunakan di kantor, ruang kelas, rumah, pabrik, hot spot area seperti ruang pameran, dan lebih umum di mana transmisi radio merupakan alternatif yang efisien atau pelengkap teknologi kabel. Perlu dicatat bahwa HiperLAN / 2 telah dikembangkan, Asosiasi Industri dan Penyiaran Radio di Jepang.

Broadband Wireless Network

Jaringan nirkabel peta lebar adalah teknologi nirkabel yang memungkinkan pengiriman nirkabel secara simultan suara, data,dan video. Dua jenis teknologi ini adalah: Lokal Multi-point Distribusi Service (LMDS) dan Multi-point Multi-channel Distribution Service (MMDS). LMDS menggunakan frekuensi bandwidth tinggi nirkabel dalam jarak 20-31 GHz, sedangkan MMDS menggunakan bandwidth lebih rendah dengan frekuensi dalam 2 cakupan GHz dan memiliki jangkauan hingga 50 kilometer. Broadband jaringan nirkabel, yang dibangun menggunakan standar IEEE 802, adalah WiMAX. WiMAX, dibentuk pada bulan April 2001, adalah sebuah koalisi industri nirkabel yang anggotanya terorganisir untuk meningkatkan standar IEEE 802.16 untuk jaringan broadband akses nirkabel . teknologi 802.16 WiMAX diharapkan untuk digunakan dalam aplikasi multimedia dengan koneksi nirkabel dengan range jarak hingga 50 kilometer. Tujuan utama WiMAX adalah untuk mempromosikan dan sertifikasi kompatibilitas dan interoperabilitas perangkat berdasarkan spesifikasi 802.16, serta mengembangkan perangkat untuk dijual sesuai kebutuhan akan kecepatan data yang tinggi.

Wireless Area Network

Wireless Wide Area Network dirancang untuk memberikan transmisi data dan infrastruktur perusahaan terdiri dari base stasiun, pusat kontrol jaringan dan switch untuk mengirimkan data. karakteristik WAN yang luas dan mobilitas tinggi.

Satellite Based Network

Jaringan satelit telah digunakan untuk relay suara, video atau data, sejak tahun 1960 (DeRose, 2002). karakteristik dari jaringan berbasis satelit adalah bahwa ia memiliki cakupan yang luas, mahal, komunikasi dua arah dan suara berkualitas rendah. Satelite memiliki cakupan wilayah yang luas. Secara umum satellite digunakan berdasarkan hubungan mereka jarak dan ruang dengan bumi, yaitu Satelit geostasioner (GEOS), Medium Earth Orbit Satelit (MEOS), dan Orbit Satelit Bumi Rendah (Leos). GEOS, MEOS dan Leos masing-masing terletak di ketinggian 35.786 km, 10.000 km dan 1.000 km.


Daftar Pustaka


http://en.wikipedia.org/wiki/Mobile_computing
http://blogdosen.unsada.ac.id/adam_arif/?p=207
https://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20110618082247AA7Ylz6


Minggu, 13 April 2014

Silogisme dan Entimen

SILOGISME

Silogisme termasuk dalam penalaran deduktif. Deduktif merupakan salah satu teknik untuk mengambil simpulan dalam sebuah karangan. Sebenarnya jenis silogisme banyak, tetapi yang dibahas di sini hanya satu jenis, yaitu silogisme golongan ada yang mengistilahkan silogisme kategorial. Ada pula yang berpendapat bahwa silogisme adalah proses berpikir yang bertolak dari satu atau lebih premis, yakni pernyataan-pernyataan yang mendahului kemudian ditarik suatu kesimpulan menurut prinsip-prinisip logis, perlawanan dan pendasaran yang mencukupi. Tapi intinya silogisme merupakan jenis deduksi yang banyak digunakan jika seseorang menyusun suatu argumentasi. Dalam silogisme terdapat dua premis dan satu simpulan. Premis merupakan pernyataan yang dijadikan dasar untuk menarik simpulan. Kedua premis itu adalah premis umum (premis mayor) dan premis khusus (premis minor).

- Premis umum (PU) : berisi pernyataan yang menyatakan semua anggota kelompok atau kumoulan sesuatu
yang memiliki sifat/ciri tertentu.

- Premis Khusus (PK) : menyatakan seseorang atau sesuatu anggota kelompok atau kumpulan sesuatu itu

- Simpulan (P) : menyatakan seseorang atau anggota kelompok itu memiliki ciri tertentu.


Example :

PU : Semua guru tegas.
PK : Pak Dika adalah guru.
S : Pak Dika pasti orang yang tegas.


PU : Hewan menyusui melahirkan anak dan tidak bertelur.
PK : Kambing binatang menyusui.
S : Kambing melahirkan anak dan tidak bertelur.

PU : Semua unggas berkembang biak dengan cara bertelur.
PK : bebek adalah unggas.
K : bebek adalah petelur.

Ada tiga jenis silogisme yang harus diketahui.

1. Silogisme Golongan

Pada silogisme jenis ini terdapat dua permis dan satu kesimpulan. Kedua premis tersebut terdiri dari premis umum dan premis khusus atau disebut juga premis mayor dan premis minor.
a. Premis umum menyatakan bahwa semua anggota golongan tertentu memiliki sifat atau hal tertentu.
b. Premis khusus menyatakan bahwa sesuatu atau seseorang adalah anggota dari golongan tertentu itu.
c. Kesimpulan menyatakan bahwa sesuatu atau seseorang itu.

Ex :

PU : Semua murid SMAN 7 Bogor lulus ujian nasional.
PK : Edel adalah murid SMAN 7 Bogor.
K : Edel lulus ujian nasional.


2. Silogisme Negatif

Silogisme negatif ditandai dengan adanya penggunaan kata bukan atau tidak pada premis dan kesimpulan. Jika salah satu premis dalam silogisme bersifat negatif, maka kesimpulannya juga bersifat negatif.

Ex :

PU : Semua siswa SMA Tidak Sejahtera tidak pernah berpikir untuk menggunakan bocoran saat mengerjakan soal ujian nasional.
PK : Jumadi adalah siswa SMA Tidak Sejahtera.
K : Jumadi tidak pernah berpikir untuk menggunakan bocoran saat mengerjakan soal ujian nasional.


3. Silogisme yang Salah

Pada suatu argumentasi perlu berhati-hati dalam menggunakan penalaran pada silogisme. Karena jika tidak, maka bisa memunculkan kesalahan ketika menarik kesimpulan. Merumuskan suatu premis harus cermat supaya tidak terjadi kesalahan dalam penarikan kesimpulan. Untuk mencegah kesalahan, maka perlu diperhatikan hal-hal berikut ini.

Ex :

PU : Semua pejabat adalah orang kaya.
PK : Ayah Klewer adalah orang kaya.
K : Ayah Klewer adalah pejabat. (?)


ENTIMEN

Entimem adalah silogisme yang diperpendek. Entimen tidak perlu menyebutkan premis umum, tetapi langsung mengetengahkan simpulan dengan premis khusus yang menjadi penyebabnya.

Rumus entimem : C = B, Karena C = A


Ex :
silogisme :

PU : Pegawai yang baik tidak mau menerima suap.
PK : Dodi pegawai yang baik.
S : Dodi tidak mau menerima suap.



Entimem :

Ali tidak mau menerima suap, karena ia pegawai yang baik.

Penjelasan:

C = Ali ;ia
B = tidak mau menerima suap
A = pegawai yang baik

C = B, karena C = A

Another Ex :

PU : Semua pemimpin yang jujur tidak mau melakukan korupsi.
PK : Pak Brewok seorang pemimpin yang jujur.
S : Pak Brewok tidak mau melakukan korupsi.

Entimem : Pak Brewok tidak melakukan korupsi, karena ia seorang pemimpin yang jujur.



Sumber : http://www.limaratus.com/2013/07/pengertian-dan-contoh-silogisme-bahasa.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Silogisme
https://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20110321180219AARJKzc


Sistem Pendeteksi Toko dengan Pintu Rahasia

Ini adalah judul untuk pembuatan karya ilmiah saya yang ditugaskan oleh Gunadarma sebagai syarat untuk kelulusan nantinya.Penulisan ilmiah ini bisa dikatakan adalah pemanasan untuk saya sebagai mahasiswa Gunadarma sebelum nantinya harus berjibaku dalam pengerjaan tugas akhir berupa skripsi.Kenapa saya memilih judul ini, karena seiring dengan perkembangan zaman dan perkembangan teknologi yang semakin pesat, tingkat kejahatan pun dapat dipastikan menjadi semakin meningkat pula. Era globalisasi telah menuntut manusia untuk menciptakan keamanan dalam bekerja. Demikian halnya dengan sistem keamanan toko atau gedung untuk perkantoran maupun rumah mewah lainnya juga ikut berkembang.

Sistem keamanan yang ada antara lain menggunakan kamera CCTV melalui operator. Ada juga dengan menggunakan sensor IR dan ultrasonik, tetapi dalam penggunaannya harus ada sumber dan sensor. Selain itu, terdapat sensor otomatis yaitu PIR sensor dengan jangkauan yang cukup panjang.Dengan seringnya tindak kejahatan pencurian dan perampokan toko emas maka diperlukan sebuah sistem pengaman yang dapat diaplikasikan atau digunakan oleh suatu toko sebagai pengamannya. Salah satunya adalah sistem keamanan dengan menggunakan sensor Passive Infra Red (PIR) dan mikrokontroler ATME8535, dimana sensor tersebut dapat dikendalikan oleh operator keamanan (security) dari jarak jauh melalui alarm. Sedangkan bagi para pemilik toko mewah yang sehari-hari bekerja di suatu perusahaan yang jauh dari rumahnya dapat memanfaatkan sistem ini untuk mengamankan tokonya sehingga akan menambah rasa nyaman dalam bekerja.

Tujuan Penulisan dalam Penulisan Ilmiah ini adalah untuk mengembangkan pengetahuan dasar mengenai komponen dan alat elektronika dengan jalan mengetahui fungsi dan manfaat dari masing-masing komponen dan alat tersebut .Tujuan lainnya adalah mengaplikasikan sensor Passive Infra Red (PIR) sebagai sistem keamanan dengan metode deteksi gerak manusia dan mikrokontroler ATME8535. Pendeteksian ini dilakukan berdasarkan sensor yang digunakan. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan sistem keamanan di toko tersebut untuk menjaga aset – aset penting.

Perancangan alat Sistem pendeteksi keamanan toko emas dengan pintu rahasia adalah alat yang berfungsi untuk menutup pintu secara otomatis ketika sensor mendeteksi adanya pergerakan manusia berdasarkan suhu tubuh yang dimiliki manusia itu sendiri. Lalu di alat saya ini nantinya terdapat buzzer yang berfungsi sebagai alarm ketika objek terdeteksi juga LED yang menandakan sinyal bahaya dan LCD untuk menampilkan keadaan yang sedang terjadi. Untuk pintu dapat bergerak, alat ini menggunakan 1 buah motor DC yang memiliki geer-geer untuk dapat menutup pintu. Pada alat ini, sensor PIR berfungsi sebagai pendeteksi dari gerakan manusia. Tentunya modul ini sangat baik digunakan untuk aplikasi-aplikasi yang memerlukan sensor untuk mendeteksi adanya pergerakan manusia.

Jadi secara garis besar untuk memudahkan dalam pengerjaannya saya pun membagi beberapa blok sesuai dengan fungsinya masing-masing.Blok-blok tersebut dalam dilihat dalam diagram berikut ini :



- Pada blok Input ini akan dijelaskan komponen dan objek apa saja yang digunakan sebagai masukan atau input.

- Pada blok Proses merupakan blok yang memproses input atau masukan yang berasal dari blok input agar mendapatkan output yang sesuai dengan yang diinginkan. Pada blok ini terdapat IC motor driver sebagai pengendali pergerakan juga sebagai penguat motor DC dan mikrokontroller ATMEGA 8535 sebagai pemroses input ataupun output yang akan mengatur secara keseluruhan dari alat ini.Blok proses merupakan blok yang memproses input atau masukan yang berasal dari blok input agar mendapatkan output yang sesuai dengan yang diinginkan. Pada blok ini terdapat IC motor driver sebagai pengendali pergerakan juga sebagai penguat motor DC dan mikrokontroller ATMEGA 8535 sebagai pemroses input ataupun output yang akan mengatur secara keseluruhan dari alat ini.

- Pada blok Output pada rangkaian ini adalah menutupnya pintu rahasia yang dipasang di dinding pintu secara otomatis ketika sensor mendeteksi adanya pergerakan manusia yang tidak diundang (pencuri) berdasarkan suhu tubuh yang dimiliki manusia itu sendiri. Lalu terdapat buzzer yang berfungsi sebagai alarm ketika objek terdeteksi juga LED yang menandakan sinyal bahaya dan LCD untuk menampilkan keadaan yang sedang terjadi. Untuk pintu dapat bergerak, alat ini menggunakan 1 buah motor DC yang memiliki geer-geer untuk dapat menutup pintu.

Ok, semoga bacaan ini dapat bermamfaat dan mohon maaf kalo ada salah-salah kata, Thx buat yang udah mampir

















Selasa, 18 Maret 2014

Reporting Speech and Reported Speech

Direct dan Indirect Speech merupakan materi grammar bahasa Inggris yang banyak diajarkan.

Ketika kita merubah kalimat langsung (direct speech/reporting speech)menjadi kalimat tidak langsung(indirect speech/reported speech), ada beberapa hal yang mengalami perubahan diantaranya perubahan struktur kalimat, tensis, pronoun (kata ganti orang), keterangan waktu dan tempat (Adverbs of time and place).

Sebelum melangkah jauh ke pembahasan di atas, alangkah baiknya ada juga mengerti tentang apa yang dimaksud Reporting Speech dan Reported Speech.

Reporting Speech adalah bagian dalam kalimat direct speech (reporting speech) yang di tandai oleh tanda petik (") dan di akhiri oleh tanda petik (").

for example :
He said, "I have a present for you in my bag."
He asked me, "why do you come late."
He asked, “Do I have a present for you in my bag?”
He asked me, “ Why do I have to have a present for you in my bag"
He ordered me, “Don’t bring your bag here!”


Sedangkan Reported Speech adalah bagian awal dari kalimat direct speech.

for example :

She told me not to touch her computer.
He asked me if I had a little time.
He said that he had a present for me in his bag there.
He ordered me not to bring my bag there.
He asked me why he had to have a present for me in his bag.


Cara Mengubah Direct Menjadi Reported Speech

Pada dasarnya, direct speech diubah menjadi reported speech dengan menghilangkan tanda baca kutip, menghilangkan huruf kapital didalam kalimat, menambahkan that (optional), mengubah pronoun (menjadi orang ketiga), memodifikasi verb, mengoreksi time reference (waktu yang disebutkan dalam pembicaraan) dan/atau menambahkan whether atau if (conditional). Berikut adalah beberapa penjelasannya .


Menambahkan whether atau if

Whether atau if ditambahkan untuk menyampaikan kalimat yes-no question yang telah didengar sebelumnya. Yes-no question merupakan bentuk pertanyaan yang membutuhkan jawaban yes atau no.


example :

in direct speech = 1. “Do you have a little time?”
2. “Have you heard the news?”

in indirect speech = 1. He asked me if I had a little time.
2. She wanted to know whether I had heard the news.


Contoh soal + jawaban Reported Speech :

Note : jawaban diberi tanda huruf tebal

Pilihkanlah reported speech yang tepat untuk menggantikan direct speech di bawah ini !!!


1. The woman says to him: “you play the piano well.” The girl says to him that ………….

A. you play the piano well.
B. he play the piano well
C. he plays the piano well


2. “Did he leave a message for me?” “yes, he said………. tonight”.

A. he called you
B. you called her
C. he would call you


3. “You mustn’t forget what I told you.” She told me ………..

A. that I hadn’t to forget what she had told me
B. that I didn’t have to forget what I had told her.
C. that I mustn’t have forgotten what I told you.


4. Tony said to me: “Why does she sing so loudly?”

A. Tony asked me why did she sing so loudly.
B. Tony asked why does she sing so loudly
C. Tony asked me why she sang so loudly


5. “How many pieces of bread can you eat?” She said

A. She wanted to know how many pieces of bread you cculd eat
B. She asked how many pieces of bread I could eat
C. She asked how could I eat a lot of bread


6. “Where did you go four days ago?” John asked. Tony asked …….

A. where did I go four days ago
B. where I did go four days ago
C. Where I had gone four days before


7. “Did you have an assignment last month? Father asked me Father asked me ……

A. did I have an assignment last month
B. I did have an assignment last month
C. if I had had an assignment the month before


8. “Were you at the party last night?” Tony said.

A. Tony said that I was at the party the night be tofore
B. Tony wanted to know if I had been at the party the night before
C. Tony asked me if I was at the party


9. Rudy said to me, “Can I help you find a hotel?”

A. Rudy asked me if I could help her find a hotel
B. I wondered if my friend could help me find a hotel
C. Rudy said that I could help me find a hotel


10.“Did they eat out together yesterday?”.....

A. He asked me if they had eaten out together yesterday.
B. He asked me if they had eaten out together the day before.
C. He asked me if they has eaten out together the day before.


11.“Don’t turn off the light now.”

A. He told me not to turn off the light at that time.
B. He told me didn't turn off the light at that time.
C. He told me don't turn off the light at that time.


12. “What’s your passion?”

A. She wanted to know what was my passion.
B. She wanted to know what my passion was.
C. She wanted to know what is my passion.


13. “I begin to understand the concept of biodiversity.”

A. He said that he began to understand the concept of Biodiversity.
B. He asked me that he began to understand the concept of Biodiversity.
C. He wanted to know if he began to understand the concept of Biodiversity.


14. “Your friend has just left.”

A. He told me that my friend had just left.
B. He told me that your friend had just left.
C. He told me that my friend has just left.


15. “Can I borrow your pencil for a moment?”

A. She asked me whether she can borrow my pencil for a moment.
B. She asked me if she can borrow my pencil for a moment.
C. She asked me whether she could borrow my pencil for a moment.


16. “Why are you staring at my feet?”

A. He asked her why she was staring at his feet.
B. He asked her why was she staring at his feet.
C. He asked her why she is staring at his feet.


17. “The sun rises in the east and sets in the west.”

A. He said that the sun rises in the east and sets in the west.
B. He said that the sun rose in the east and set in the west.
C. He asked if the sun rises in the east and sets in the west.


18. “I’m going to meet my penpal for the first time tomorrow.”

A. She said she was going to meet her penpal for the first time the next day.
B. She said she was going to meet her penpal for the first time tomorrow.
C. She said she was going to meet my penpal for the first time tomorrow.


19. “We have been here for a week.”

A. They said they had been here for a week.
B. They said we had been there for a week.
C. They said they had been there for a week.


20. “Where did you go four days ago?” John asked. Tony asked …….

A. where did I go four days ago
B. where I did go four days ago
C. Where I had gone four days before



Sumber : http://www.wordsmile.com/pengertian-dan-contoh-indirect-reported-speech
http://www.wordsmile.com/contoh-soal-reported-indirect-speech-dan-jawabannya